Internet yang menjadi ajang dunia sosialisasi ataupun sumber-sumber lainnya patut diancungi jempol. Dengan dunia maya yang luas dan terkesan tiada batas ini mampu menyedot perhatian hampir keseluruhan masyarakat Indonesia. Situs-situs yang tersedia dapat diakses secara mudah dan cepat tak terkecuali dapat pula diakses oleh para siswa sekolah dasar maupun menengah yang kini sudah mengenali ataupun bahkan sehari-harinya berhubungan dengan internet. Terdapat dampak positif sekaligus dampak negative yang ditimbulkan dari tekhnologi canggih ini kepada mereka yang masih duduk di bangku sekolah.
Dilihat dari segi positif nya internet memiliki banyak sekali dampak yang sangat luar biasa hebatnya pada dunia pengetahuan. Para siswa kini dapat memiliki banyak sumber dan pedoman terhadap materi pelajaran di sekolah. Tidak hanya itu dengan internet, siswa dapat mengembangkan dirinya dengan menulis di blog, bersosialisasi dengan orang banyak di dunia maya, menyalurkan hobinya dan masih banyak lainnya. Dengan interaksi yang semakin banyak dilakukan di internet, akan membantu sang anak mengembangkan dirinya dengan baik. Sebagaimana yang dijelaskan dalam psikologi yaitu motivasi yang juga diperlukan untuk mendorong perilaku kita salah satunya adalah motivasi berafiliasi yaitu dorongan untuk mencari hubungan keakraban, santai dan keharmonisan dengan orang-orang lain di lingkungannya. Baginya hubungan yang akrab, santai dan harmonis dengan orang lain merupakan tujuan utama dan merupakan suatu kebutuhan yang harus dipenuhi. Orang-orang yang mempunyai motivasi berafiliasi tinggi biasanya dapat menjadi seorang teman yang baik dan mempunyai banyak teman, karena ia selalu hangat, toleran dan sangat perhatian / peduli pada orang lain (empati). Motivasi ini sangat baik bagi kepribadian seseorang. Pengenalan diri juga dapat dicapai melalui pengalaman dalam interaksi dengan orang lain, dan untuk mengetahui siapa dirinya tidaklah mudah. Internet juga menjadi sarana kreativitas bagi siswa yang kebanyakan berada dalam tahap perkembangan selalu ingin mencari tahu . Orang yang selalu produktif biasanya berkaitan dengan kemampuannya dalam berfikir dan berkreativitas.
Dampak negative yang ditimbulkan pun kian mempengaruhi perkembangan siswa yang duduk di bangku sekolah. Mereka bisa dengan mudahnya mengetahui hal yang seharusnya belum harus diketahui seperti maraknya situs pornografi yang dengan mudahnya diakses. Peran orangtua sangatlah diperlukan untuk membimbing dan mengarahkan generasi bangsa ini yang mulai semakin maju.
Pesona internet pun memikat para kaum muda maupun tua yang kini sedang tergila-gilanya dengan dunia maya yang super canggih ini. Perubahan kerap terjadi sejak munculnya internet Don Tappscott (1996) dalam buku yang sangat laris dengan judul Digital economy: Promise and Peril in the Age of Networked Intelligence menggambarkan bagaimana dampak teknologi internet pada kehidupan manusia. Kehadiran teknologi internet yang semakin canggih telah merubah gaya hidup manusia dan tuntutan pada kompetensi manusia. Kini kehidupan manusia semakin tergantung pada computer Internet sangat mendominasi kehidupan kita sekarang, dengan mulainya jejaring social yang sedang hits di kalangan muda maupun tua seperti facebook dan twitter. Jejaring social ini hampir sangat diminati oleh semua kalangan, walaupun ada juga sebagian orang yang kurang menikmati adalah mereka yang dirugikan atau dikecewakan oleh jejaring social ini. Rasa ketergantungan pada facebook ataupin twitterpun kerap terjadi, dimana ada koneksi disitulah waktunya online. Dari segi waktu ternyata tak sedikit waktu yang terbuang karena menyempatkan diri untuk online. Kecanduan adalah dampak negative yang berbahaya , Kimberly S. Young salah satu penulis pelopor tentang kecanduan internet telah memperkirakan setidaknya ada 5 juta pengguna internet yang sangat tergila-gila dengan internet .Beliau mengatakan sering kali ruang chatting memungkinkan seseorang memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidup nyata yang belum terpenuhi seperti dukungan social, rasa memiliki dalam sebuah kelompok, atau pengungkapan rahasia diri seseorang.
Beberapa dampak psikologis terhadap internet adalah
1.Perbedaan kepribadian pria dan wanita
perbedaan perilaku pria dan wanita semakin mengecil. Kini semakin banyak pekerjaan kaum pria yang dijalankan oleh kaum wanita. Banyak pakar yang berpendapat bahwa kini semakin besar porsi wanita yang memegang posisi sebagai pemimpin, baik dalam dunia pemerintahan maupun dalam dunia bisnis. Bahkan perubahan perilaku ke arah perilaku yang sebelumnya merupakan pekerjaan pria semakin menonjol.
Data yang tertulis dalam buku Megatrend for Women:From Liberation to Leadership yang ditulis oleh Patricia Aburdene & John Naisbitt (1993) menunjukkan bahwa peran wanita dalam kepemimpinan semakin membesar. Semakin banyak wanita yang memasuki bidang politik, sebagai anggota parlemen, senator, gubernur, menteri, dan berbagai jabatan penting lainnya. Selain itu semakin banyak wanita yang menjadi pimpinan perusahaan dan sekaligus menjadi pemilik perusahaan. Di Indonesia selama 54 tahun merdeka belum pernah ada wakil presiden wanita, kini di tahun 1999 Indonesia sudah memilikinya.
Peran wanita dalam pengambilan keputusan dalam kehidupan keluarga semakin besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Amerika Serikat 75 persen dari keputusan yang menyangkut kesehatan dalam keluarga diputuskan oleh wanita. Wanita membeli 50 persen dari mobil yang terjual di Amerika. Bahkan Toyota melaporkan bahwa 60 persen pembeli mobil mereka adalah kaum wanita. Sekitar 80 persen dari belanja keperluan konsumen sehari-hari dibelanjakan oleh kaum wanita.
Hal yang tidak kalah menariknya adalah semakin banyak wanita yang melakukan pekerjaan yang tadinya pekerjaan yang dominan dilakukan kaum pria. Kalau semula pekerjaan membeli ban baru untuk mobil umumnya dilakukan pria, kini ban mobil yang terjual di USA sekitar 45 persen dibeli oleh kaum wanita. Peralatan sport yang laku di USA 40 persen berasal dari pembeli wanita. Hal lain yang menonjol adalah 75 persen pakaian pria dibeli oleh wanita, dan seperempat dari mobil truk yang laku di USA dibeli oleh wanita (Aburdene & Naisbitt, 1993).
Tampaknya wanita semakin dominan perannya dalam kehidupan masa kini.
2. Perkembangan kognitif
Berbeda dengan menonton televisi yang para penonton bersifat pasif, internet dan permainan elektronik sangat bersifat interaktif. Diduga internet dan permainan elektronik dapat merangsang pertumbuhan kecerdasan anak-anak dan orang dewasa.
3. Perkembangan seksualitas
Selain dapat digunakan untuk berpacaran melalui progam internet relay chatting (IRC), internet dapat pula digunakan untuk mengakses gambar dan filem porno. Walaupun gambar porno dan cerita porno dapat diperoleh dari berbagai sumber, kehadiran internet semakin menyemarakkan perolehan pronografi tersebut.
Banyak pakar yang berpendapat bahwa rangsangan seksual yang diperoleh anak akan mempercepat proses kematangan seksual (lihat Conger, 1975). Sejauh ini belum penulis ketahui apakah ada percepatan dalam kehadiran menstruasi pertama pada anak gadis, dan mimpi basah pertama pada anak laki-laki.Selain itu belum ada pula informasi yang sistimatik tentang dampak internet pada keterlibatan seks di luar nikah di kalangan remaja.
4. Kecemasan teknologi
Kerusakan komputer karena terserang virus, kehilangan berbagai file penting dalam komputer inilah beberapa contoh stres yang terjadi karena teknologi. Rusaknya modem internet karena disambar petir. Smart products yang dikontrol oleh sistim komputer seperti mobil, rumah, kartu dll. Akan menjadi sumber stres yang besar bila terjadi gangguan dalam sisitim komputernya. Fenomena stres seperti ini yang disebut dengan technostress (Hanson, 1989). Stres karena teknologi adalah salah satu sumber stres dalam kehidupan manusia.
5. Kerahasiaan alat tes semakin terancam
Melalui internet kita dapat memperoleh informasi tentang tes psikologi, dan bahkan dapat memperoleh layanan tes psikologi secara langsung dari internet. Tes yang tersedia dalam internet yang pernah penulis buka antara lain adalah tes asertifitas, locus of control, tes inteligensi emosional, tes kecemasan. Kini semakin sulit untuk merahasiakan alat tes karena begitu mudahnya berbagai tes diperoleh melalui internet.
Perkembangan tekhnologi yang sangat maju ini hendaknya dibarengi dengan sikap penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi penggunaan internet yang bersifat positif.
Sumber : http://ancok.staff.ugm.ac.id/h-19/psikologi-dan-tantangan-millenium-ke-tiga-dampak-teknologi-internet-pada-kehidupan-manusia-dan-pengelolaan-institusi-pendidikan-psikologi.html
http://www.scribd.com/doc/29476849/Kualitatif-Research
Dilihat dari segi positif nya internet memiliki banyak sekali dampak yang sangat luar biasa hebatnya pada dunia pengetahuan. Para siswa kini dapat memiliki banyak sumber dan pedoman terhadap materi pelajaran di sekolah. Tidak hanya itu dengan internet, siswa dapat mengembangkan dirinya dengan menulis di blog, bersosialisasi dengan orang banyak di dunia maya, menyalurkan hobinya dan masih banyak lainnya. Dengan interaksi yang semakin banyak dilakukan di internet, akan membantu sang anak mengembangkan dirinya dengan baik. Sebagaimana yang dijelaskan dalam psikologi yaitu motivasi yang juga diperlukan untuk mendorong perilaku kita salah satunya adalah motivasi berafiliasi yaitu dorongan untuk mencari hubungan keakraban, santai dan keharmonisan dengan orang-orang lain di lingkungannya. Baginya hubungan yang akrab, santai dan harmonis dengan orang lain merupakan tujuan utama dan merupakan suatu kebutuhan yang harus dipenuhi. Orang-orang yang mempunyai motivasi berafiliasi tinggi biasanya dapat menjadi seorang teman yang baik dan mempunyai banyak teman, karena ia selalu hangat, toleran dan sangat perhatian / peduli pada orang lain (empati). Motivasi ini sangat baik bagi kepribadian seseorang. Pengenalan diri juga dapat dicapai melalui pengalaman dalam interaksi dengan orang lain, dan untuk mengetahui siapa dirinya tidaklah mudah. Internet juga menjadi sarana kreativitas bagi siswa yang kebanyakan berada dalam tahap perkembangan selalu ingin mencari tahu . Orang yang selalu produktif biasanya berkaitan dengan kemampuannya dalam berfikir dan berkreativitas.
Dampak negative yang ditimbulkan pun kian mempengaruhi perkembangan siswa yang duduk di bangku sekolah. Mereka bisa dengan mudahnya mengetahui hal yang seharusnya belum harus diketahui seperti maraknya situs pornografi yang dengan mudahnya diakses. Peran orangtua sangatlah diperlukan untuk membimbing dan mengarahkan generasi bangsa ini yang mulai semakin maju.
Pesona internet pun memikat para kaum muda maupun tua yang kini sedang tergila-gilanya dengan dunia maya yang super canggih ini. Perubahan kerap terjadi sejak munculnya internet Don Tappscott (1996) dalam buku yang sangat laris dengan judul Digital economy: Promise and Peril in the Age of Networked Intelligence menggambarkan bagaimana dampak teknologi internet pada kehidupan manusia. Kehadiran teknologi internet yang semakin canggih telah merubah gaya hidup manusia dan tuntutan pada kompetensi manusia. Kini kehidupan manusia semakin tergantung pada computer Internet sangat mendominasi kehidupan kita sekarang, dengan mulainya jejaring social yang sedang hits di kalangan muda maupun tua seperti facebook dan twitter. Jejaring social ini hampir sangat diminati oleh semua kalangan, walaupun ada juga sebagian orang yang kurang menikmati adalah mereka yang dirugikan atau dikecewakan oleh jejaring social ini. Rasa ketergantungan pada facebook ataupin twitterpun kerap terjadi, dimana ada koneksi disitulah waktunya online. Dari segi waktu ternyata tak sedikit waktu yang terbuang karena menyempatkan diri untuk online. Kecanduan adalah dampak negative yang berbahaya , Kimberly S. Young salah satu penulis pelopor tentang kecanduan internet telah memperkirakan setidaknya ada 5 juta pengguna internet yang sangat tergila-gila dengan internet .Beliau mengatakan sering kali ruang chatting memungkinkan seseorang memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidup nyata yang belum terpenuhi seperti dukungan social, rasa memiliki dalam sebuah kelompok, atau pengungkapan rahasia diri seseorang.
Beberapa dampak psikologis terhadap internet adalah
1.Perbedaan kepribadian pria dan wanita
perbedaan perilaku pria dan wanita semakin mengecil. Kini semakin banyak pekerjaan kaum pria yang dijalankan oleh kaum wanita. Banyak pakar yang berpendapat bahwa kini semakin besar porsi wanita yang memegang posisi sebagai pemimpin, baik dalam dunia pemerintahan maupun dalam dunia bisnis. Bahkan perubahan perilaku ke arah perilaku yang sebelumnya merupakan pekerjaan pria semakin menonjol.
Data yang tertulis dalam buku Megatrend for Women:From Liberation to Leadership yang ditulis oleh Patricia Aburdene & John Naisbitt (1993) menunjukkan bahwa peran wanita dalam kepemimpinan semakin membesar. Semakin banyak wanita yang memasuki bidang politik, sebagai anggota parlemen, senator, gubernur, menteri, dan berbagai jabatan penting lainnya. Selain itu semakin banyak wanita yang menjadi pimpinan perusahaan dan sekaligus menjadi pemilik perusahaan. Di Indonesia selama 54 tahun merdeka belum pernah ada wakil presiden wanita, kini di tahun 1999 Indonesia sudah memilikinya.
Peran wanita dalam pengambilan keputusan dalam kehidupan keluarga semakin besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Amerika Serikat 75 persen dari keputusan yang menyangkut kesehatan dalam keluarga diputuskan oleh wanita. Wanita membeli 50 persen dari mobil yang terjual di Amerika. Bahkan Toyota melaporkan bahwa 60 persen pembeli mobil mereka adalah kaum wanita. Sekitar 80 persen dari belanja keperluan konsumen sehari-hari dibelanjakan oleh kaum wanita.
Hal yang tidak kalah menariknya adalah semakin banyak wanita yang melakukan pekerjaan yang tadinya pekerjaan yang dominan dilakukan kaum pria. Kalau semula pekerjaan membeli ban baru untuk mobil umumnya dilakukan pria, kini ban mobil yang terjual di USA sekitar 45 persen dibeli oleh kaum wanita. Peralatan sport yang laku di USA 40 persen berasal dari pembeli wanita. Hal lain yang menonjol adalah 75 persen pakaian pria dibeli oleh wanita, dan seperempat dari mobil truk yang laku di USA dibeli oleh wanita (Aburdene & Naisbitt, 1993).
Tampaknya wanita semakin dominan perannya dalam kehidupan masa kini.
2. Perkembangan kognitif
Berbeda dengan menonton televisi yang para penonton bersifat pasif, internet dan permainan elektronik sangat bersifat interaktif. Diduga internet dan permainan elektronik dapat merangsang pertumbuhan kecerdasan anak-anak dan orang dewasa.
3. Perkembangan seksualitas
Selain dapat digunakan untuk berpacaran melalui progam internet relay chatting (IRC), internet dapat pula digunakan untuk mengakses gambar dan filem porno. Walaupun gambar porno dan cerita porno dapat diperoleh dari berbagai sumber, kehadiran internet semakin menyemarakkan perolehan pronografi tersebut.
Banyak pakar yang berpendapat bahwa rangsangan seksual yang diperoleh anak akan mempercepat proses kematangan seksual (lihat Conger, 1975). Sejauh ini belum penulis ketahui apakah ada percepatan dalam kehadiran menstruasi pertama pada anak gadis, dan mimpi basah pertama pada anak laki-laki.Selain itu belum ada pula informasi yang sistimatik tentang dampak internet pada keterlibatan seks di luar nikah di kalangan remaja.
4. Kecemasan teknologi
Kerusakan komputer karena terserang virus, kehilangan berbagai file penting dalam komputer inilah beberapa contoh stres yang terjadi karena teknologi. Rusaknya modem internet karena disambar petir. Smart products yang dikontrol oleh sistim komputer seperti mobil, rumah, kartu dll. Akan menjadi sumber stres yang besar bila terjadi gangguan dalam sisitim komputernya. Fenomena stres seperti ini yang disebut dengan technostress (Hanson, 1989). Stres karena teknologi adalah salah satu sumber stres dalam kehidupan manusia.
5. Kerahasiaan alat tes semakin terancam
Melalui internet kita dapat memperoleh informasi tentang tes psikologi, dan bahkan dapat memperoleh layanan tes psikologi secara langsung dari internet. Tes yang tersedia dalam internet yang pernah penulis buka antara lain adalah tes asertifitas, locus of control, tes inteligensi emosional, tes kecemasan. Kini semakin sulit untuk merahasiakan alat tes karena begitu mudahnya berbagai tes diperoleh melalui internet.
Perkembangan tekhnologi yang sangat maju ini hendaknya dibarengi dengan sikap penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi penggunaan internet yang bersifat positif.
Sumber : http://ancok.staff.ugm.ac.id/h-19/psikologi-dan-tantangan-millenium-ke-tiga-dampak-teknologi-internet-pada-kehidupan-manusia-dan-pengelolaan-institusi-pendidikan-psikologi.html
http://www.scribd.com/doc/29476849/Kualitatif-Research


Tidak ada komentar:
Posting Komentar