TUGAS
MAKALAH PSIKOLOGI DAN TEKNOLOGI INTERNET
KOMPUTER DALAM BIDANG PSIKOLOGI PENDIDIKAN
KATA PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan karunianya sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini. Adapun tujuan penulisan makalah ini, untuk memenuhi tugas Psikologi dan Tekhnologi Internet serta untuk menambah Ilmu Pengetahuan.
Saya menyadari karena keterbatasan kemampuan dan pengetahuan yang saya miliki, maka makalah ini jauh dari sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang sifatnya membangun sangat saya harapkan.
Akhir kata saya mengucapkan banyak terima kasih dan mohon maaf atas segala kesalahan dan kekurangan dalam penyelesaian makalah ini.
Penulis
Depok, 6 Januari 2011
Daftar Isi
Kata Pengantar………………………………………………………………………………i
Daftar isi…………………………………………………………………………………….ii
BAB I PENDAHULUAN
I.1…………………………………………………………………………...1
I.2…………………………………………………………………………...1
BAB II PEMBAHASAN
2.2.1 Hubungan Psikologi Pendidikan Dengan Media Pembelajaran………2
2.2.2 Manfaat Komputer Dalam Dunia Psikologi Pendidikan……………...2
2.2.3 Dampak negatif psikologi yang ditimbulkan dari computer…………..3
2.2.4 Peran Guru…………………………………………………………….5
2.2.5 Internet dalam belajar dan mengajar………………………………….5
BAB III PENUTUP…………………………………………………………………..8
DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………………………… 9
BAB I
PENDAHULUAN
I.1 Latar Belakang
Saat ini, perkembangan teknologi telah merambah berbagai bidang. Teknologi tidak lagi sekedar untuk teknologi, tapi teknologi yang telah mencakup berbagai ranah kehidupan manusia, teknologi yang telah mempengaruhi kehidupan manusia, teknologi yang telah menjadi bagian integral kehidupan manusia. Di dalam bidang pendidikan pula, para pelajar dan guru dapat menggunakan komputer dalam sesi pembelajaran. Selain itu, komputer juga membantu para pelajar belajar secara sistematik. Para pelajar kini lebih mudah mengakses serta menyimpan materi-materi secara lebih mudah.
I.2 Tujuan Pembuatan Makalah
Di dalam pembuatan makalah ini ada beberapa tujuan yang kami jabarkan, diantaranya adalah
1. Sebagai salah satu syarat untuk memenuhi tugas Psikologi dan Teknologi Internet
2. Dari hasil diatas, kami ingin mengetahui lebih dalam akan komputer dalam bidang psikologi pendidikan
3. Untuk membatu para mahasiswa dalam mengenal komputer dalam bidang psikologi pendidikan
BAB II
PEMBAHASAN
2.2.1 Hubungan Psikologi Pendidikan Dengan Media Pembelajaran
Untuk memenuhi peran guru yang sebenarnya dalam pembelajaran, yaitu sebagai perencana pengajaran, penyampai informasi, dan penilai, maka guru perlu mengetahui dan menggunakan media pembelajaran dalam setiap proses pembelajaran. Media dalam pembelajaran seperti AVA (Audio Visual Aids) mutlak diperlukan dalam pendidikan dikarenakan penggunaan AVA dapat memperluas saluran serta memperpendek jarak antara siswa dan guru sehingga materi yang disampaikan akan lebih tersampaikan secara efektif. Lain halnya jika guru hanya berbicara panjang lebar kepada siswa tanpa adanya media, tentu akan terasa membosankan dan kurang efektif.
Untuk memahami peranan media dalam proses mendapatkan pengalaman belajar bagi siswa, Edgar Dale melukiskannya dalam sebuah kerucut yang kemudian dinamakanKerucut Pengalaman Edgar Dale (Edgar Dale cone of experience). Kerucut pengalaman ini dianut secara luas untuk menentukan alat bantu atau media apa yang sesuai agar siswa memperoleh pengalaman belajar secara mudah.
Sebagai contoh, misalnya dalam mata pelajaran IPS guru dapat menggunakan fasilitas yang disediakan oleh Google, yaitu Google Earth untuk menggantikan peta biasa yang kurang merepresentasikan bumi seutuhnya. Sedangkan dengan menggunakan Google Earth, siswa dapat melihat dengan jelas struktur dan bentuk bumi secara nyata.
2.2.2 Manfaat Komputer Dalam Dunia Psikologi Pendidikan
1) Bidang informasi dan komunikasi
2) Menambah pengetahuan yang lebih luas dari berbagai negara
3) Tercipta metode-metode pembelajaran terbaru dalam pengajaran
4) Sistem pembelajaran tidak harus tatap muka
5) Membuat mahasiswa dapat melakukan control terhadap aktivitas belajarnya
6) Dapat menayangkan kembali informasi yang diperlukan
7) Komputer dapat diprogram untuk memeriksa dan memberikan skor hasil belajar secara otomatis
8) Dapat meningkatkan hasil belajar dengan penggunaan waktu dan biaya yang relative kecil
9) Munculnya media massa, khususnya media elektronik sebagai sumber ilmu
2.2.3 Dampak negatif psikologi yang ditimbulkan dari komputer
1. Anti Sosial
Sikap dan perilaku anti sosial terbentuk dari terpaan isi program dari fitur yang diciptakan dari media ini komputer. Salah satu fitur yang banyak menghiasi isi software komputer adalah permainan. Baik anak-anak, remaja sampai orang dewasa menggunakan komputer untuk memainkan permainan kesukaan mereka masing-masing.
Contohnya saja mahasiswa-mahasiswa bermain permainan olahraga atau perang-perangan seperti counter strike (CS) yang merupakan permainan dalam komputer. Biasanya mereka memainkan permainan kesukaan mereka ini disela-sela kegiatan mereka ketika jenuh atau sedang beristirahat. Permainan komputer banyak memberikan bumbu-bumbu kekerasan di dalamnya.
Berdasarkan penelitian eksperimen dalam buku yang ditulis Andersen, permainan komputer dengan kandungan kekerasan memiliki tingkat terpaan kekerasaan yang sama seperti terpaan dalam program televisi. Bahkan sebuah penelitian menyatakan bahwa permainan video (video games) memiliki kemampuan lebih besar untuk membuat anak-anak menjadi kurang sensitif terhadap kekerasan dibandingkan televisi atau pun pengalaman kehidupan yang bersinggungan dengan kekerasan.
2. Computer Anxiety (kecemasan, ketakutan terhadap komputer)
Ketakutan terhadap komputer ini menerpa hampir sepertiga populasi pengguna dewasa komputer. Beberapa akibat dari kasus yang paling menakutkant yang dirasakan terhadap komputer adalah mual-mual, vertigo, dan keringat yang bercucuran. Penyebab ketakutan mereka ada banyak hal dan salah satunya karena ketakutan mereka akan mendapatkan bencana dengan menekan kunci yang salah.
Dalam hal ini ketakutan mereka dihubungkan dengan tingkat privasi yang dapat ditembus karena kesalahan mereka menekan tombol misalnya saja menekan gambar spam yang ada dalam internet. Penyebab lainnya adalah perasaan lepas kendali yang dirasakan orang-orang non teknis atau tidak memilki kemampuan teknis pada komputer ketika dihadapkan pada sistem teknis yang kompleks dan menyulitkan. Biasanya ketakutan terhadap komputer ini dialami oleh perempuan-perempuan dan orang yang mempunyai kemampuan matematika yang rendah.
3. Adiksi terhadap internet
Komputer juga dapat membuat kecenderungan adiksi pada semua orang yang menggunakan komputer. Perasaan ini mendorong orang untuk terus-menerus menggunakan komputer layaknya orang yang mengidap ketagihan narkotika. Komputer beserta fitur yang ditawarkannya secara tidak sengaja membentuk komputer menjadi seperti obat yang harus diminum dan jika tidak diminum akan menimbulkan rasa sakit tersendiri yang dialami para penggunanya. Situs-situs yang ada dalam internet dengan jasa dan layanan yang ditawrakna dapat memenuhi kepuasan dan kebutuhan orang yang memakainya.
Situs permainan, layanan komunikasi interaktif membuat komputer menjadi komoditi teknologi yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan manusia sama seperti keberadaan telepon seluler saat ini. Rasa ketagihan yang membuat orang terus menerus menggunakan komputer menurut para ahli merupakan indikasi dari pembentukan kebiasaan media. Dan yang mematikan adiksi ini dapat menghancurkan kehidupan manusia. Jadi kehidupan seseorang dapat hancur melalui internet karena perilaku adiksinya terhadap internet.
2.2.4 Peran Guru
Guru adalah inti dari proses pendidikan, sehingga harus terbuka untuk semua dan fleksibel untuk memungkinkan kreativitas dan inovasi, untuk dapat memenuhi tantangan dan berdiri di hadapan persyaratan umur dan tantangan dan apa yang disebut globalisasi, dan itu menimbulkan tantangan budaya, sosial dan ekonomi.
Dan melalui itu dapat diringkas peran guru di era teknologi empat bidang berikut:
1. Desain sistem pendidikan.
2. Teknologi rekrutmen.
3. Mendorong interaksi antara siswa.
4. Pengembangan belajar mandiri di kalangan siswa.
5. Guru konektor dan pengembang tutorial.
2.2.5 Internet dalam belajar dan mengajar
Kekayaan akan informasi yang sekarang tersedia di Internet telah lebih mencapai harapan dan bahkan imajinasi dari para penemu sistem yang pertama. Internet awalnya diciptakan untuk kebutuhan system pertahanan militer supaya dapat didesentralisasikan sehingga dapat mengurangi resiko kerusakkan total, mungkin saja hal inibisa terjadi apabila sistem sentral komputer utama dimusnahkan.
Internet juga dapat didesentralisasikan dan diberdayakan. Dengan menggunakan internet kita dapat mengakses sumber-sumber informasi tanpa batas dan sedang berkembang secara cepat sekali. Kita dapat berkomunikasi secara masing-masing atau secara massa yang dapat dilakukan dimana saja diseluruh dunia hanya dalam waktu beberapa detik saja. Kita dapat menyebarkan (publish) informasi yang bisa di akses dari mana saja di seluruh dunia dalam waktu singkat sekali. Kita dapat berkomunikasi secara langsung (real time) melalui telepon dan unit video processing. Kita bisa melakukan "chat" melalui jaringan gratis "chat" yang sangat luas yaitu mIRC.
Bagi para guru internet menawarkan beberapa kesempatan untuk diraih:
Pengembangan Profesional
(a) Meningkatkan pengetahuan
(b) Berbagi sumber diantara rekan sejawat/ sedepartemen
(c) Bekerjasama dengan guru-guru dari luar negeri
(d) Kesempatan untuk menerbitkan /mengumumkan secra langsung
(e) Mengatur komunikasi secara teratur
(f) Berpatisipasi dalam forum dengan rekan sejawat baik local maupun internasional.
Sumber bahan mengajar :
(a). Mengakses rencana belajar mengajar & metodologi baru
(b). Bahan baku & bahan jadi cocok untuk segala bidang pelajaran
(c). Mengumumkan dan berbagi sumber. Sangat tingginya popularitas / sangat tingginya minat untuk meningkatkan siswa lebih terfokus belajar.
Untuk siswa Internet menawarkan kesempatan untuk;
Belajar sendiri secara cepat :
(a).Meningkatkan pengetahuan
(b). Belajar berinteraktif
(c). Mengembangkan kemampuan di bidang penelitian
Memperkaya diri :
(a).Meningkatkan komunikasi dengan siswa lain
(b). Meningkatkan kepekaan akan permasalahan yang ada diseluruh dunia
Walaupun Internet berpotensi untuk menyampaikan keuntungan-keuntungan tersebut bagi para guru maupun para siswa, pemakaian Internet di kelas hendaknya harus disusun sedemikian rupa dengan belajar mendefisinasikan secara obyektif. Kegiatan siswa juga harus dimonitor dengan baik.
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Tanggung jawab sekolah yang besar dalam memasuki era globalisasi adalah mempersiapkan siswa untuk mengahadapi tantangan-tantangan dalam masyarakat sangat cepat perubahannya. Sala satu dari tantangan yang dihadapi oleh para siswa adalah menjadi pekerja yang bermutu. Kemampuan berbicara dalam bahasa asing dan kemahiran komputer merupakan dua kriteria utama yang pada umumnya diajukan sebagai syarat untuk memasuki lapangan kerja di Indonesia. Komputer juga memiliki dampak yang negative, sehingga perlu dihindari penggunaannya secara berlebihan. Peran guru juga dirasakan amat penting untuk mengembangkan pengetahuan di era globalisasi ini.
DAFTAR PUSTAKA
Bobby. 2010. Hubungan Psikologi Pendidikan Dengan Media Pembelajaran http://09034bobby.wordpress.com/2010/03/05/hasil-diskusi-online-kelompokkuliah-online-2/#more-178. Akses 4 Januari 2010.
Anonim. 2010. Internet dan Pendidikan. http://e-pendidikan.com/inter.html. Akses 4 Januari 2010.
Sudrajat, Akhmad. 2008. Teknologi Pembelajaran. http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2008/04/20/teknologi-pembelajaran/. Akses 4 Januari 2010.
Anonim. http://www.scribd.com/doc/9581464/Bidang-Kajian-Teknologi-Pembelajaran. Akses 4 Januari 2010.
Robiyanto. 2009. Makalah Manfaat Teknologi Komputer Bagi Masyarakat.http://www.scribd.com/doc/28773384/Makalah-Manfaat-Teknologi-Komputer-Bagi-Masyarakat. Akses 4 Januari 2010.
Jumat, 07 Januari 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar