Film
the pursuit of happiness merupakan sebuah cerita yang amat sangat saya kagumi,
dimana di dalam film tersebut terdapat sebuaf figur ayah yang berjuang keras
untuk membahagiakan anaknya, ia rela bekerja apa saja demi mendapatkan uang.
Kerja keras merupakan kunci yang sangat penting dalam kehidupan seseorang. Bila
ingin berhasil dan mewujudkan segala hal maka kerja keras dan kemauan adalah
hal yang terpenting. Proses menjadi orang sukses dan berhasil dilalui oleh
tokoh utama dalam film ini yang berperan sebagai seorang ayah. Pengalaman hidup
yang menyenangkan sampai tidak menyenangkan tetap ia lalui dengan baik. Ia
sangat memaknai hidupnya dengan baik, dan selalu bersyukur atas semua yang ia
peroleh dengan hasilkerja kerasnya sampai ia berhasil menjadi orang sukses.
Dimana ia telah mencapai aktualisasi diri, semua needs telah ia penuhi dengan
baik.
Selasa, 24 April 2012
Minggu, 01 April 2012
Psikoterapi Psikoanalisis
Psikoterapi dengan metode psikoanalisis dipelopori oleh tokoh bernama Freud. Psikoanalisis yang merupakan aliran yang utama dari aliran lainnya membahas tentang alam bawah sadar, pengalaman masa lalu, defense mechanism, id, ego, super ego, dan msih banyak lagi. Aliran ini menjelaskan bahwa di dalam tiap-tiap individu terdapat kekuatan-kekuatan yang saling berlawanan yang menyebabkan konflik internal tidak terhindarkan. Konflik yang tidak disadari itu memiliki pengaruh yang kuat pada perkembangan kepribadian individu, sehingga menimbulkan stres dalam kehidupan. Teknik ini menekankan fungsi pemecahan masalah dari ego yang berlawanan dengan impuls seksual dan agresif dari id
Tujuan dari terapi ini adalah membentuk kembali struktur karakter individu dengan jalan membuat kesadaran yg tak disadari didalam diri klien, fokus pada upaya mengalami kembali pengalaman masa anak-anak.
Peran terapis adalah membantu klien dalam mencapai kesadaran diri, kejujuran, keefektifan dalam melakukan hubungan personal dalam menangani kecemasan secara realistis, membangun hubungan kerja dengan klien dengan banyak mendengar dan menafsirkan, terapis memberikan perhatian khusus pada penolakan-penolakan klien, mendengarkan kesenjangan-kesenjangan dan pertentangan-pertentangan pada cerita klien
Terapi psikoanalisis yang dipelopori oleh Freud ini lebih berpengaruh bila dibandingkan dengan-terapi teoretikus lainnya dan jika dibandingkan dengan aspek lain dari teori-teorinya sendiri. Berikut ini adalah beberapa garis besar terapinya :
1. Suasana rileks
Klien yang sedang menjalani terapi harus merasa bebas dan santai untuk mengungkapkan masalahnya. Situasi terapi sebenarnya adalah situasi sosial yang unik, situasi dimana klien tidak perlu merasa takut atau kuatir tentang penilaian sosial terhadap maasalah klien. Dalam terapi Freudian, seorang terapis praktis jadi hilang. Untuk menciptakan suasana santai ini bisa dilakukan dengan mengatur tata ruang, warna dinding, pencahayaan, dan sebagainya
2. Pembebasan asosiasi
Klien dibebaskan untuk bicara apa saja. Berdasarkan teori, dengan adanya kesantaian,konflik-konflik alam bawah sadar akan muncul ke permukaan
3. Analisis mimpi
Saat klien tidur keinginan-keinginan id inilah yang akan dijadikan tanda utama oleh terapis . tafsir mimpi freudian memiliki kekhasan sendiri,yaitu kecendrungannya untuk menemukan makna-makna seksual. Freud menganggap mimpi sebagai jalan untuk dapat memahami ketidaksadaran.
4. Paraprakis
Paraprakis adalah keceplosan omong, yang disebut juga dengan Freudian slip.
Sumber :
- indryawati.staff.gunadarma.ac.id/.../TERAPI+PSIKOANALISIS.doc
- Boeree, George 2008. Personality Theories. Alih bahasa : Inyiak Ridwan Muzir. Jogjakarta : Primasophie.
- Friedman, H.S. & Schustack, M.W. 2008. Kepribadian Teori Klasik dan Riset Modern. Alih bahasa : Fransiska Dian Ikarini dkk. Jakarta : Erlangga.
Langganan:
Komentar (Atom)

