BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Minggu, 01 April 2012

Psikoterapi Psikoanalisis

Psikoterapi dengan metode psikoanalisis dipelopori oleh tokoh bernama Freud. Psikoanalisis yang merupakan aliran yang utama dari aliran lainnya membahas tentang alam bawah sadar, pengalaman masa lalu, defense mechanism, id, ego, super ego, dan msih banyak lagi. Aliran ini menjelaskan bahwa di dalam tiap-tiap individu terdapat kekuatan-kekuatan yang saling berlawanan yang menyebabkan konflik internal tidak terhindarkan. Konflik yang tidak disadari itu memiliki pengaruh yang kuat pada perkembangan kepribadian individu, sehingga menimbulkan stres dalam kehidupan. Teknik ini menekankan fungsi pemecahan masalah dari ego yang berlawanan dengan impuls seksual dan agresif dari id
Tujuan dari terapi ini adalah membentuk kembali struktur karakter individu dengan jalan   membuat kesadaran yg tak disadari didalam diri klien, fokus pada upaya mengalami kembali pengalaman masa anak-anak.
Peran terapis adalah membantu klien dalam mencapai kesadaran diri, kejujuran, keefektifan dalam melakukan hubungan personal dalam menangani kecemasan secara realistis, membangun hubungan kerja dengan klien dengan banyak mendengar dan menafsirkan, terapis memberikan perhatian khusus pada penolakan-penolakan klien, mendengarkan kesenjangan-kesenjangan dan pertentangan-pertentangan pada cerita klien
Terapi psikoanalisis yang dipelopori oleh Freud ini lebih berpengaruh bila dibandingkan dengan-terapi teoretikus lainnya dan jika dibandingkan dengan aspek lain dari teori-teorinya sendiri. Berikut ini adalah beberapa garis besar terapinya :
1.     Suasana rileks
Klien yang sedang menjalani terapi harus merasa bebas dan santai untuk mengungkapkan masalahnya. Situasi terapi sebenarnya adalah situasi sosial yang unik, situasi dimana klien tidak perlu merasa takut atau kuatir tentang penilaian sosial terhadap maasalah klien. Dalam terapi Freudian, seorang terapis praktis jadi hilang. Untuk menciptakan suasana santai ini bisa dilakukan dengan mengatur tata ruang, warna dinding, pencahayaan, dan sebagainya
2.     Pembebasan asosiasi
Klien dibebaskan untuk bicara apa saja. Berdasarkan teori, dengan adanya kesantaian,konflik-konflik alam bawah sadar akan muncul ke permukaan
3.     Analisis mimpi
Saat klien tidur keinginan-keinginan id inilah yang akan dijadikan tanda utama oleh terapis . tafsir mimpi freudian memiliki kekhasan sendiri,yaitu kecendrungannya untuk menemukan makna-makna seksual. Freud menganggap mimpi sebagai jalan untuk dapat memahami ketidaksadaran.
4.     Paraprakis
Paraprakis adalah keceplosan omong, yang disebut juga dengan Freudian slip.



Sumber :
  • indryawati.staff.gunadarma.ac.id/.../TERAPI+PSIKOANALISIS.doc
  • Boeree, George 2008. Personality Theories. Alih bahasa : Inyiak Ridwan Muzir. Jogjakarta : Primasophie.
  • Friedman, H.S. & Schustack, M.W. 2008. Kepribadian Teori Klasik dan Riset Modern. Alih bahasa : Fransiska Dian Ikarini dkk. Jakarta : Erlangga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar