BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Minggu, 28 Oktober 2012

Artificial Intelligence (AI) tugas minggu 1 bulan ke 2


Sejarah Artificial Intelligence
            Kecerdasan Buatan (artificial intelligence) merupakan inovasi baru di bidang ilmu pengetahuan. Mulai ada sejak muncul komputer modern, yakni pada 1940 dan 1950. Ilmu pengetahuan komputer ini khusus ditujukan dalam perancangan otomatisasi tingkah laku cerdas dalam sistem kecerdasan komputer.
Pada awalnya, kecerdasan buatan hanya ada di universitas-universitas dan laboratorium penelitian, serta hanya sedikit produk yang dihasilkan dan dikembangkan. Menjelang akhir 1970-an dan 1980-an, mulai dikembangkan secara penuh dan hasilnya berangsur-angsur dipublikasikan di khalayak umum. Permasalahan di dalam kecerdasan buatan akan selalu bertambah dan berkembang seiring dengan laju perkembangan zaman menuju arah globalisasi dalam setiap aspek kehidupan manusia, yang membawa persoalan-persoalan yang semakin beragam pula.
Program kecerdasan buatan lebih sederhana dalam pengoperasiannya, sehingga banyak membantu pemakai. Program konvensional dijalankan secara prosedural dan kaku, rangkaian tahap solusinya sudah didefinisikan secara tepat oleh pemrogramnya. Sebaliknya, pada program kecerdasan buatan untuk mendapatkan solusi yang memuaskan dilakukan pendekatan trial and error, mirip seperti apa yang dilakukan oleh manusia.
Artificial Intelligence dan Kognitif Manusia
            Kecerdasan buatan (AI) adalah ilmu dan rekayasa yang membuat mesin mempunyai intelegensi tertentu khususnya program komputer yang “cerdas” (John McCarthy, 1956), intelegensi merupakan bagian kemampuan komputasi untuk mencapai tujuan dalamdunia. Kecerdasan buatan berhubungan dengan penggunaan komputer untuk melaksanakan tugas atau menyelesaikan masalah yang memerlukan kecerdasan atau kepintaran.
Komputer & program-programnya yang menakjub-kan sudah menjadi bagian tak terpisahkan dalam hidup manusia. Kecerdasan buatan  (artificial intelligence) yaitu cabang ilmu komputer yang berhubungan dengan pengembangan komputer (hardware) dan program-program komputer (software) yang mampu meniru fungsi kognisi manusia.  Kecerdasan buatan mencakup hasil dari produk komputer yang dinilai cerdas jika dihasilkan oleh manusia.

Karakteristik Artificial Intelligence :
Karakteristik didasarkan pada pandangan bahwa AI ada 4 (empat) kategori yaitu :
1. Sistem yang dapat berpikir seperti manusia (Thinking Humanly)
2. Sistem yang dapat beraksi seperti manusia (Acting Humanly)
3. Sistem yang dapat berpikir secara rasional (Thinking Rationally)
4. Sistem yang dapat bertingkah laku secara rasional (Acting Rationally)

Salah satu tujuan akhir Artificial Intelligence menurut Lenat dan Feigenbaum 1992), terdapat
yaitu Memahami kognisi manusia, mencoba untuk mendapatkan pengetahuan ingatan manusia
yang mendalam, kemampuan problem solving,belajar, membuat keputusan, dll

Artificial Intelligence dan Sistem Pakar
Sistem pakar pertama kali dikembangkan oleh komunitas AI pada pertengahan tahun 1960. Sistem pakar yang muncul pertama kali adalah General Purpose Problem Solver (GPS) yang dikembangkan oleh Newel & Simon (Turban,1995). Sistem pakar yang baik dirancang agar dapat menyelesaikan suatu permasalah tertentu dengan meniru kerja dari para ahli. Sistem pakar memiliki banyak definisi, tetapi pada dasarnya sistem pakar diterapkan untuk mendukung aktivitas pemecahan masalah.
Secara umum, sistem pakar adalah sistem yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer yang dirancang untuk memodelkan kemampuan menyelesaikan masalah seperti layaknya seorang pakar. Dengan sistem pakar ini, orang awam pun dapat menyelesaikan masalahnya atau hanya sekedar mencari suatu informasi berkualitas yang sebenarnya hanya dapat diperoleh dengan bantuan para ahli di bidangnya. Sistem pakar ini juga akan dapat membantu aktivitas para pakar sebagai asisten yang berpengalaman dan mempunyai asisten yang berpengalaman dan mempunyai pengetahuan yang dibutuhkan. Dalam penyusunannya, sistem pakar mengkombinasikan kaidah-kaidah penarikan kesimpulan (inference rules) dengan basis pengetahuan tertentu yang diberikan oleh satu atau lebih pakar dalam bidang tertentu. Kombinasi dari kedua hal tersebut disimpan dalam komputer, yang selanjutnya digunakan dalam proses pengambilan keputusan untuk penyelesaian masalah tertentu.
Sistem pakar dirancang oleh spesialis informasi (yang sering kali disebut insinyur pengetahuan (knowledge engineer)) yang memiliki keahlian husus dalam bidang kecerdasan buatan. Insinyur pengetahuan amat ahli dalam mendapatkan ilmu dari seorang ahli.
Sistem pakar dibuat pada wilayah pengetahuan tertentu untuk suatu kepakaran tertentu yang mendekati kemampuan manusia di salah satu bidang. Sistem pakar mencoba mencari solusi yang memuaskan sebagaimana yang dilakukan seorang pakar. Selain itu sistem pakar juga dapat memberikan penjelasan terhadap langkah yang diambil dan memberikan alasan atas saran atau kesimpulan yang ditemukannya.
Pada tahun 1966, Joseph Weizenbaum dari MIT memperkenalkan ELIZA, suatu computer yang bisa menanggapi manusia dengan menggunakan bahasa sehari-hari. ELIZA deprogram untuk member tanggapan seperti seorang ahli psikoterapi, dimana pernyataan seperti “saya puya masalah dengan ayah saya” memicu ELIZA menanggapi dengan “Ceritakan lagi lebih banyak tentang beliau.”
Contoh apikasi pakar lainnya adalah PARRY.  Parry adalah Sistem Pakar yang juga paling awal dikembangkan di Stanford University oleh seorang psikiater, Kenneth Colby, yang mensimulasikan seorang paranoid. Berikut ini contoh respon Parry terhadap pertanyaan seorang psikiater yang menginterviunya.
Psikiater: Why are you in the hospital?
Parry: I shouldn’t be here.
Psikiater: Who brought you here?
Parry: The police.
Psikiater: What trouble did you have with the police?
Parry: Cops don’t do their job.
Psikiater: What do they do instead?
Parry: Cops arrest the wrong people.
Psikiater: They arrest the right ones sometimes
Parry: The law should get those Italian crooks.
Psikiater: Are you Italian?
Parry: My background is British but I was born in this country.
Psikiater: Do you know any Italian crooks?
Parry: I try to avoid the underworld.
Aplikasi berikutnya yaitu NETTALK adalah program yang berdasarkan jaring-jaring neuron.  Dikembangkan oleh Terry Sejnowski: jaringan neural berisi lapisan tersembunyi yang berkorespondensi dengan interneuron.

Referensi:
 
Matthewa, Robert. (2005). 25 Gagasan Besar. Alih bahasa : Zia Anshor. Jakarta: Serambi ilmu semesta
McLeod, Raymond & Schell, George.(2007). Sistem informasi manajemen. Alih bahasa: Ali akbar Yulianto dan Afia R. Fitriati. Jakarta: Salemba empat
Kusrini. (2006). Sistem pakar, teori dan aplikasi. Yogyakarta: Andi




Minggu, 21 Oktober 2012

DATA tugas IV


DATA
1.     Pengertian data
Kata data berasal dari DATUM yang berarti materi atau kumpulan fakta yang dipakai untuk keperluan suatu analisa, diskusi, presentasi ilmiah, atau tes statistik. Bila dilihat dari menurut asal sumbernya, data dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu data primer dan data sekunder.  Sehingga setiap penelitan pasti memerlukan data sebagai bahan analisa.
Data merupakan bahan baku informasi, dapat didefinisikan sebagai kelompok teratur symbol-simbol yang memiliki kuantitas, fakta, tindakan, benda, dan sebagainya. Data terbentuk dari arakter, dapat berupa alphabet, angka maupun sumbol khusus. Data disusun mulai dari bits, bytes, fields, records, file dan database.

MEDIA PENYIMPANAN DATA
Memori utama komputer (main memory atau main storage atau primary storage) dapat diumpamakan STM pada manusia, sehingga hanya bersifat amat sementara (ingatan hilang bila listrik dipadamkan/ bersifat volatil). Untuk menjadikannya LTM, maka data yang akan diingat direkam ke media penyimpanan sekunder (secondary memory). Banyak alat yang ditawarkan untuk menyimpan data digital, seperti hard disk, disket, magnetic tape, compac disc, dan sebagainya.
External memory merupakan memori tambahan yang berfungsi untuk menyimpan data atau program. External memory menyimpan data dalam media fisik berbentuk kaset atau disk agar tetap mengaliri transistor sehingga tetap dapat menyimpan data. Konsep dasar externalmemory adalah menyimpan data bersifat, baik pada saat komputer aktif atau tidak. Externalmemory biasa disebut juga memori external yaitu perangkat keras untuk melakukan operasi penulisan, pembacaan dan penyimpanan data, di luar memori utama. External memorymempunyai dua tujuan utama yaitu sebagai penyimpan permanen untuk membantu fungsi RAM dan yang untuk mendapatkan memori murah yang berkapasitas tinggi bagi penggunaan jangka panjang.
Secara umum, media penyimpanan sekunder dibagi atas 2 jenis, yaitu (1) Serial (sequential) access storage device (SASD), dan (2) Direct access storage device (DASD). SASD memiliki prinsip kerja seperti sebuah kaset lagu, yaitu jika kita akan merekam atau mendengarkan lagu, maka lagu kedua akan didahului lagu pertama, dan seterusnya.  SASD (Sequential Access Storage Device) : Akses data secara tidak langsung
(berurutan), seperti pita magnetik
DASD memiliki prinsip kerja seperti sebuah CD lagu, kita tidak perlu menyetel lagu pertama jika ingin mendengarkan lagu ke dua.
Contoh :
* Magnetik (floppy disk, hard disk).
* Removeable hard disk (Zip disk, Flash disk).
* Optical Disk.
2.     Batch Processing
      Batch Processing adalah suatu model pengolahan data, dengan menghimpun data terlebih dahulu, dan diatur pengelompokkan datanya dalam kelompok-kelompok yang disebut batch. Tiap batch ditandai dengan identitas tertentu, serta informasi mengenai data-data yang terdapat dalam batch tersebut. Setelah data-data tersebut terkumpul dalam jumlah tertentu, data-data tersebut akan langsung diproses.
      Contoh dari penggunaan batch processing adalah e-mail dan transaksi batch processing. Dalam suatu sistem batch processing, transaksi secara individual dientri melalui peralatan terminal, dilakukan validasi tertentu, dan ditambahkan ke transaction file yang berisi transaksi lain, dan kemudian dientri ke dalam sistem secara periodik. Di waktu kemudian, selama siklus pengolahan berikutnya, transaction file dapat divalidasi lebih lanjut dan kemudian digunakan untuk meng-up date master file yang berkaitan.

3.     Online Processing
Adalah sebuah sistem yang mengaktifkan semua periferal sebagai pemasok data, dalam kendali komputer induk. Informasi-informasi yang muncul merupakan refleksi dari kondisi data yang paling mutakhir, karena setiap perkembangan data baru akan terus diupdatekan ke data induk. Salah satu contoh penggunaan online processing adalah transaksi online. Dalam sistem pengolahan online, transaksi secara individual dientri melalui peralatan terminal, divalidasi dan digunakan untuk meng-update dengan segera file komputer. Hasil pengolahan ini kemudian tersedia segera untuk permintaan keterangan atau laporan.

4.     Real Time Processing
Real Time Processing adalah pengolahan data yang brejalan secara pararel dengan proses fisik sehingga hasil dari pengolahan data itu muncul secara berurutan. Real time (waktu nyata )dalam sistem pemesana tempat pada penerbangan udara adalah waktu yang diperlukan untuk mengolah jawabannya selagi pelanggan masih berada pada pesawat teleponnya.
Referensi :
3.     http://cheppyandriana.blogspot.com/2010/01/pengertian-memory.html
8.     Supriyanto & Muhsin. (2008). Teknologi Informasi Perpustakaan. Yogyakarta: Kanisius
9.     Suyanto. (2005). Pengantar teknologi informasi untuk bisnis. Yogyakarta Andi
10. Yasa.2011. Organisasi & Arsitektur Komputer  External Memory. Diakses pada tanggal 20-10-2012, dari: http://www.scribd.com/doc/60169679/Makalah-Eksternal-Memori

Sabtu, 20 Oktober 2012

DATA (tugas minggu IV)


DATA
1.     Pengertian data
Kata data berasal dari DATUM yang berarti materi atau kumpulan fakta yang dipakai untuk keperluan suatu analisa, diskusi, presentasi ilmiah, atau tes statistik. Bila dilihat dari menurut asal sumbernya, data dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu data primer dan data sekunder.  Sehingga setiap penelitan pasti memerlukan data sebagai bahan analisa.
Data merupakan bahan baku informasi, dapat didefinisikan sebagai kelompok teratur symbol-simbol yang memiliki kuantitas, fakta, tindakan, benda, dan sebagainya. Data terbentuk dari arakter, dapat berupa alphabet, angka maupun sumbol khusus. Data disusun mulai dari bits, bytes, fields, records, file dan database.

MEDIA PENYIMPANAN DATA
Memori utama komputer (main memory atau main storage atau primary storage) dapat diumpamakan STM pada manusia, sehingga hanya bersifat amat sementara (ingatan hilang bila listrik dipadamkan/ bersifat volatil). Untuk menjadikannya LTM, maka data yang akan diingat direkam ke media penyimpanan sekunder (secondary memory). Banyak alat yang ditawarkan untuk menyimpan data digital, seperti hard disk, disket, magnetic tape, compac disc, dan sebagainya.
External memory merupakan memori tambahan yang berfungsi untuk menyimpan data atau program. External memory menyimpan data dalam media fisik berbentuk kaset atau disk agar tetap mengaliri transistor sehingga tetap dapat menyimpan data. Konsep dasar externalmemory adalah menyimpan data bersifat, baik pada saat komputer aktif atau tidak. Externalmemory biasa disebut juga memori external yaitu perangkat keras untuk melakukan operasi penulisan, pembacaan dan penyimpanan data, di luar memori utama. External memorymempunyai dua tujuan utama yaitu sebagai penyimpan permanen untuk membantu fungsi RAM dan yang untuk mendapatkan memori murah yang berkapasitas tinggi bagi penggunaan jangka panjang.
Secara umum, media penyimpanan sekunder dibagi atas 2 jenis, yaitu (1) Serial (sequential) access storage device (SASD), dan (2) Direct access storage device (DASD). SASD memiliki prinsip kerja seperti sebuah kaset lagu, yaitu jika kita akan merekam atau mendengarkan lagu, maka lagu kedua akan didahului lagu pertama, dan seterusnya.  SASD (Sequential Access Storage Device) : Akses data secara tidak langsung
(berurutan), seperti pita magnetik
DASD memiliki prinsip kerja seperti sebuah CD lagu, kita tidak perlu menyetel lagu pertama jika ingin mendengarkan lagu ke dua.
Contoh :
* Magnetik (floppy disk, hard disk).
* Removeable hard disk (Zip disk, Flash disk).
* Optical Disk.
2.     Batch Processing
      Batch Processing adalah suatu model pengolahan data, dengan menghimpun data terlebih dahulu, dan diatur pengelompokkan datanya dalam kelompok-kelompok yang disebut batch. Tiap batch ditandai dengan identitas tertentu, serta informasi mengenai data-data yang terdapat dalam batch tersebut. Setelah data-data tersebut terkumpul dalam jumlah tertentu, data-data tersebut akan langsung diproses.
      Contoh dari penggunaan batch processing adalah e-mail dan transaksi batch processing. Dalam suatu sistem batch processing, transaksi secara individual dientri melalui peralatan terminal, dilakukan validasi tertentu, dan ditambahkan ke transaction file yang berisi transaksi lain, dan kemudian dientri ke dalam sistem secara periodik. Di waktu kemudian, selama siklus pengolahan berikutnya, transaction file dapat divalidasi lebih lanjut dan kemudian digunakan untuk meng-up date master file yang berkaitan.

3.     Online Processing
Adalah sebuah sistem yang mengaktifkan semua periferal sebagai pemasok data, dalam kendali komputer induk. Informasi-informasi yang muncul merupakan refleksi dari kondisi data yang paling mutakhir, karena setiap perkembangan data baru akan terus diupdatekan ke data induk. Salah satu contoh penggunaan online processing adalah transaksi online. Dalam sistem pengolahan online, transaksi secara individual dientri melalui peralatan terminal, divalidasi dan digunakan untuk meng-update dengan segera file komputer. Hasil pengolahan ini kemudian tersedia segera untuk permintaan keterangan atau laporan.

4.     Real Time Processing
Real Time Processing adalah pengolahan data yang brejalan secara pararel dengan proses fisik sehingga hasil dari pengolahan data itu muncul secara berurutan. Real time (waktu nyata )dalam sistem pemesana tempat pada penerbangan udara adalah waktu yang diperlukan untuk mengolah jawabannya selagi pelanggan masih berada pada pesawat teleponnya.
Referensi :
3.     http://cheppyandriana.blogspot.com/2010/01/pengertian-memory.html
8.     Supriyanto & Muhsin. (2008). Teknologi Informasi Perpustakaan. Yogyakarta: Kanisius
9.     Suyanto. (2005). Pengantar teknologi informasi untuk bisnis. Yogyakarta Andi
10. Yasa.2011. Organisasi & Arsitektur Komputer  External Memory. Diakses pada tanggal 20-10-2012, dari: http://www.scribd.com/doc/60169679/Makalah-Eksternal-Memori