A. Arsitektur
Komputer
Komputer merupakan suatu peralatan pemrosean
data yang cukup kompleks, bukan saja sekedar peralatan yang terdiri dari
hardware dan software saja tetapi merupakan suatu bagian yang terintegrasi yang
melibatkan segi arsitektural maupun organisasinya.
Dalam memandang suatu system computer maka
ada dua hal yang harus diperhatikan:
a.
Arsitektural
Berkaitan dengan sebuah sistem yang tampak bagi seorang user atau
pemrogram. arsitektur merupakan sintesis integral antara teori dan praktik.
Teori arsitektur tidak bisa dilepaskan dari dunia nyata, baik dunia yang
merupakan lingkungan fisik maupun berupa lingkungan kehidupan intelektual
manusia
Contoh sebuah
sistem arsitektur:
-
Jumlah
bit
-
Mekanisme
I/O
-
Teknik-teknik
addressing dari memory
b.
Organisasi
Berkaitan dengan unit-unit operasional dan
interkoneksi (hubungan) yang merealisasikan spesifikasi arsitekturalnya.
Arsitektur disini dapat didefinisikan sebagai gaya
konstruksi dan organisasi dari komponen-komponen sistem komputer. Walaupun
elemen-elemen dasar komputer pada hakekatnya sama atau hampir semuanya komputer
digital, namun terdapat variasi dalam konstruksinya yang merefleksikan cara
penggunaan komputer yang berbeda.
Perangkat keras
merupakan perangkat elektronik yang menyusun bentuk fisik dari sebuah sistem komputer.
Pada awalnya komputer tersusun dari perangkat keras yang masih bekerja secara
mekanis dengan digerakkan oleh mesin uap maupun tenaga manusia. Beberapa contoh komputer mekanis adalah mesin
diferensial dan mesin analitis buatan Charles Babbage (1792-1871). Perangkat
keras yang bekerja secara elektronik berhasil diciptakan pada masa Perang Dunia
Kedua, dimana Inggris berhasil mengembangkan mesin komputer bernama COLOSSUS
yang ditujukan untuk memecahkan kode ENIGMA milik Jerman.
Pada jaman modern
saat ini, hampir semua komputer mengadopsi arsitektur yang dibuat oleh John von
Neumann (1903-1957). Kunci utama arsitektur von Neumann adalah unit pemrosesan
sentral (CPU), yang memungkinkan seluruh fungsi komputer untuk dikoordinasikan
melalui satu sumber tunggal.
Pada dasarnya komputer arsitektur Von Neumann
adalah terdiri dari elemen sebagai berikut:
a) Prosesor, merupakan pusat dari kontrol dan pemrosesan instruksi pada komputer.
b) Memori, digunakan untuk menyimpan informasi baik program maupun data.
c) Perangkat input-output, berfungsi sebagai media yang menangkap respon dari luar serta menyajikan Informasi keluar sistem computer.
a) Prosesor, merupakan pusat dari kontrol dan pemrosesan instruksi pada komputer.
b) Memori, digunakan untuk menyimpan informasi baik program maupun data.
c) Perangkat input-output, berfungsi sebagai media yang menangkap respon dari luar serta menyajikan Informasi keluar sistem computer.
Model kerja dari arsitektur dasar Von Neumann
dapat dilihat pada Gambar 1. Pada gambar tersebut prosesor terdiri atas Unit
Kontrol (CU) dan Unit Logika dan Aritmatik (ALU). Memori berfungsi sebagai
tempat menyimpan instruksi yang sedang dijalankan oleh prosesor, lalu hasilnya
dapat disajikan melalui perangkat input/output.
B. Kognisi
Manusia
Kognitif adalah
proses yang terjadi secara internal di dalam pusat susunan saraf pada waktu
manusia sedang berpikir (Gagne dalam Jamaris, 2006). Istilah “Cognitive”
berasal dari kata cognition artinya adalah pengertian, mengerti. Pengertian
yang luasnya cognition (kognisi) adalah perolehan, penataan, dan penggunaan
pengetahuan (Neisser, 1976). Dalam pekembangan selanjutnya, kemudian istilah
kognitif ini menjadi populer sebagai salah satu wilayah psikologi manusia /
satu konsep umum yang mencakup semua bentuk pengenalan yang meliputi setiap
perilaku mental yang berhubungan dengan masalah pemahaman, memperhatikan,
memberikan, menyangka, pertimbangan, pengolahan informasi, pemecahan masalah,
kesengajaan, pertimbangan, membayangkan, memperkirakan, berpikir dan keyakinan.
Termasuk kejiwaan yang berpusat di otak ini juga berhubungan dengan konasi
(kehendak) dan afeksi (perasaan) yang bertalian dengan rasa. Menurut para ahli
jiwa aliran kognitifis, tingkah laku seseorang itu senantiasa didasarkan pada
kognisi, yaitu tindakan mengenal atau memikirkan situasi dimana tingkah laku
itu terjadi.
Kognisi merupakan
suatu pemahaman terhadap sebuah kemampuan untuk memperoleh pengetahuan. Kognisi
biasanyadi gunakan untuk mengetahui bagaimana cara berfikir manusia. Pada gejala
kognisi ini di anggap sebagai proses mental karena gejala ini merupakan suatu
pemikiran dan sseorang tidak dapat mengamatinya secara langsung dan untuk
mengetahuinya dapat di lakukan dengan cara mengamati pola perilakunya. Misalnya
kemampuan seoran anak untuk menghafalkan lagu.
Ada beberapa gejala kognisi
diantaranya yaitu :
1.
Pengamatan
Pengamatan merupakan suatu proses yang
di lakukan oleh seseorang dalam mengamati atau mencari sesuatu terhadap suatu
objek yang berguna untuk memahami sebuah pengetahuan dari fenomena untuk
mendapatkan informasi-informasi penting. Prosese pengamatan dapat di lakukan
melalui penglihatan, pendengaran, rabaan, pembauan, dan pengecapan. Dalam suatu
pengamatan maka di perlukan suatu pengaturan objek agar dapat berhasil dengan
baik yaitu dapat di lakukan melalui beberapa aspek yaitu diantaranya aspek
ruang, aspek waktu, aspek gestal, aspek arti.
2. Tanggapan
Setelah melakukan pengamatan
selanjutnya ada sebuah tanggapan untuk menanggapi sebuah pengamatan tersebut.
Tanggapan merupakkan suatu bayangan yang tinggal dalam ingatan setelah
melakukan pengamatan.
3.
Ingatan
Ingatan merupakan sesuatu yang ada dalam
pikiran manusia yang bmenggambarkan masa
lampau dan ingatan ini dapat di jadikan suati informasi. Proses dari mengingat
adalah menyimpan suatu informasi, mempertahankan dan memanggil kembali
informasi tersebut.
4.
Fantasi
Fantasi merupakan suatu daya untuk
membentuk tanggapan-tanggapan baru dengan pertolongan tanggapan-tanggapan yang
ada, dan tanggapan baru itu tidak harus dengan benda-benda yang ada. Fantasi
ini memungkinkan manusia untuk berorientasi dalam imajinasi yang di milikinya
melalui dunia riil. Fantasi itu
dilukiskan sebagai fungsi yang memungkinkan manusia untuk berorientasi dalam
alam imajinasi melampaui dunia riil.
5. Berpikir
Berpikir merupakan sutu proses dinamis
yang dapat di lukiskan dengan proses atau jalannya. Berpikir ini di lakukan
oleh manuisa guna memecahkan suatu masalah.
6. Intuisi
Intuisi merupakan kemampuan untuk
memahami sesuatu tanpa melalui penalaran rasional dan intelektualitas. Jadi
pemahaman ini berasak secara tiba-tiba dan di luar kesadaran.
C. Hubugan Arsitektur Manusia dan Kognisi Manusia
Interaksi manusia dan computer
merupakan bidang antar disiplin ilmu, dan masing-masing disiplin ilmu memberi
penekanan pada aspek yang berbeda. Beberapadisiplin ilmu tersebut antara lain:
Teknik elektronika berbicara tentang komputer, khususnya dari sisi perangkat keras, pastilah tidak terlepas dari pembicaraan tentang teknik elektronika. Dalam bidang inilah kita dapat mempelajari banyak sekali aspek yang berhubungan dengan perangkat keras computer.
Psikologi membahas tentang penerapan teori proses
kognitif dan analisis empiris tentang perilaku pengguna.
Ilmu
computer membahas tentang
perancangan aplikasi dan rekayasa atau perancangan antarmuka untuk dapat
digunakan manusia dengan mudah.
Struktur merupakan cara sesuatu disusun atau
dibangun, yang disusun dengan pola tertentu, sedangkan kognitif, Menurut
Livingstone, kognitif adalah kemampuan berpikir dimana yang menjadi objek
berpikirnya terjadi pada diri sendiri. Segala sesuatu tentang pengetahuan,
kesadaran, kontrol yang dihasilkan dari proses berpikir yang terjadi pada diri sendiri.
Teori kognitif lebih menekankan bagaimana proses atau upaya untuk
mengoptimalkan kemampuan aspek rasional yang dimiliki oleh orang lain. Oleh
sebab itu kognitif berbeda dengan teori behavioristik, yang lebih menekankan
pada aspek kemampuan perilaku yang diwujudkan dengan cara kemampuan merespons
terhadap stimulus yang dating kepada dirinya.
Pandangan kognitif dalam bidang informasi dianggap berbeda dari pandangan kognitif tentang kerja otak manusia. Dalam konteks informasi, pandangan kognitif menekankan pada pengembangan model pemrosesan informasi dalam kerja otak dan kesadaran manusia.
Arsitektur komputer dapat didefinisikan dan dikategorikan sebagai ilmu dan sekaligus seni mengenai cara interkoneksi komponen-komponen perangkat keras untuk dapat menciptakan sebuah komputer yang memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan target biayanya.
Sampai saat ini komputer sudah mengalami perubahan dari model awalnya, walaupun begitu semua komputer memiliki arsitektur dasar yang sama. Skema computer (computer schema), adalah diagram yang menggambarkan unit-unit dasar yang terdapat dalam semua sistem computer.
Arsitektur dapat pula didefinisikan sebagai gaya konstruksi dan organisasi dari komponen-komponen sistem komputer. Walaupun elemen-elemen dasar komputer pada hakekatnya sama atau hampir semuanya komputer digital, namun terdapat variasi dalam konstruksinya yang merefleksikan cara penggunaan komputer yang berbeda.
Sehingga analisa yang mendasar antara struktur kognisi manusia dan arsitektur komputer adalah:
Struktur kognisi manusia merupakan bagian atau komponen yang terstruktur dalam otak manusia yang memberi pengetahuan berdasarkan sistem, skema, adaptasi, asimilasi dan akomodasi yang membentuk suatu kematangan dan pengalaman otak dalam menjalankan kehidupan sosial bagi seorang manusia. Mempunyai struktur yang sangat kompleks.
Arsitektur komputer merupakan konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer, kompleks namun tidak sekompleks kognisi manusia. Arsitektur komputer ini merupakan rencana deskripsi fungsional dari kebutuhan bagian perangkat keras yang didesain (kecepatan proses dan sistem interkoneksinya). Dalam hal ini, implementasi perencanaan dari masing–masing bagian akan lebih difokuskan terutama, mengenai bagaimana CPU akan bekerja, dan mengenai cara pengaksesan data dan alamat dari dan ke memori cache, RAM, ROM, cakram keras, dll. Beberapa contoh dari arsitektur komputer adalah arsitektur von Neumann, CISC, RISC.
Pandangan kognitif dalam bidang informasi dianggap berbeda dari pandangan kognitif tentang kerja otak manusia. Dalam konteks informasi, pandangan kognitif menekankan pada pengembangan model pemrosesan informasi dalam kerja otak dan kesadaran manusia.
Arsitektur komputer dapat didefinisikan dan dikategorikan sebagai ilmu dan sekaligus seni mengenai cara interkoneksi komponen-komponen perangkat keras untuk dapat menciptakan sebuah komputer yang memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan target biayanya.
Sampai saat ini komputer sudah mengalami perubahan dari model awalnya, walaupun begitu semua komputer memiliki arsitektur dasar yang sama. Skema computer (computer schema), adalah diagram yang menggambarkan unit-unit dasar yang terdapat dalam semua sistem computer.
Arsitektur dapat pula didefinisikan sebagai gaya konstruksi dan organisasi dari komponen-komponen sistem komputer. Walaupun elemen-elemen dasar komputer pada hakekatnya sama atau hampir semuanya komputer digital, namun terdapat variasi dalam konstruksinya yang merefleksikan cara penggunaan komputer yang berbeda.
Sehingga analisa yang mendasar antara struktur kognisi manusia dan arsitektur komputer adalah:
Struktur kognisi manusia merupakan bagian atau komponen yang terstruktur dalam otak manusia yang memberi pengetahuan berdasarkan sistem, skema, adaptasi, asimilasi dan akomodasi yang membentuk suatu kematangan dan pengalaman otak dalam menjalankan kehidupan sosial bagi seorang manusia. Mempunyai struktur yang sangat kompleks.
Arsitektur komputer merupakan konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer, kompleks namun tidak sekompleks kognisi manusia. Arsitektur komputer ini merupakan rencana deskripsi fungsional dari kebutuhan bagian perangkat keras yang didesain (kecepatan proses dan sistem interkoneksinya). Dalam hal ini, implementasi perencanaan dari masing–masing bagian akan lebih difokuskan terutama, mengenai bagaimana CPU akan bekerja, dan mengenai cara pengaksesan data dan alamat dari dan ke memori cache, RAM, ROM, cakram keras, dll. Beberapa contoh dari arsitektur komputer adalah arsitektur von Neumann, CISC, RISC.
Referensi :
·
Anonym.
2009. Arsitektur computer. Diakses tanggal 5-10-2012. Dari : http://www.scribd.com/doc/16282031/Materi-Kuliah-Arsitektur-Komputer
·
http://ilmuwanmuda.wordpress.com/piaget-dan-teorinya/
yohanes_ari.staff.gunadarma.ac.id/…/files/…/pemrosesan+komp.pdf
journal.mercubuana.ac.id/…/ARSITEKTUR%20%20KOMPUTER1.doc. diakses tanggal 6-10-2012
yohanes_ari.staff.gunadarma.ac.id/…/files/…/pemrosesan+komp.pdf
journal.mercubuana.ac.id/…/ARSITEKTUR%20%20KOMPUTER1.doc. diakses tanggal 6-10-2012
·
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/03/analisa-perbedaan-struktur-kognisi-manusia-dan-arsitektur-komputer/.
Diakses tanggal 6-10-2012
·
Wenno,
Pieter. 2012. http://sipieter.blogspot.com/2012/05/bagaimana-sih-hubungan-struktur-kognisi.html
·
http://edukasi.kompasiana.com/2010/12/07/memahami-gejala-kognisi-emosi-konasi-dan-campuran/.
Diakses tanggal 6-10-2012
·
http://nadhirin.blogspot.com/2010/04/teori-perkembangan-kognitif-jean-piaget.html.
diakses anggal 6-10-2012
·
Laurens,
Marcella Jonce. 2004. Arsitektur dan Perilaku Manusia. Grasindo: Surabaya
·
Santoso,
Insap. 2009. Interaksi manusia dan computer edisi dua. Andi: Yogyakarta
·
http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=&source=web&cd=13&cad=rja&sqi=2&ved=0CGsQFjAM&url=http%3A%2F%2Fjournal.mercubuana.ac.id%2Fdata%2FARSITEKTUR%2520%2520KOMPUTER1.doc&ei=I2JxUKDoN8q3rAfb_IGwDA&usg=AFQjCNHhkPUhW_wf2xPZbYNg1xJ4NK_7qg.
Diakses tanggal 7-10-2012


Tidak ada komentar:
Posting Komentar